Menghitam Lagi

Sutinggal (50), seorang nelayan di Kec. Tirtayasa, Kab. Serang, Banten, sedang mendadani perahunya sebelum melaut. Limbah industri telah menyebabkan Sungai Ciujung menghitam secara rutin tiap musim kemarau semenjak 1997, menurunkan tangkapan nelayan hingga serendah 5 kg/hari. Dahulu, sebelum Sungai Ciujung dijadikan saluran pembuangan limbah, ikan lebih beragam, mulai dari udang, kepiting, ikan kakap, belanak dan bandeng, dengan kisaran tangkapan nelayan mencapai 20 kg/hari. Berbagai protes dan aspirasi masyarakat yang meminta pemulihan Sungai Ciujung belum disikapi secara serius oleh Pemerintah.