Sampah Sebagai Lantai Alam

SAMPAH SEBAGAI LANTAI ALAMDSC01445 DSC01437

Kini aku berpijak di suatu lantai yang tak asing lagi bagi ku, aku menghirup udara dipagi hari yang tak pernah kutahu ntah berapa toksin yang juga ikut masuk, pandangku tak lagi mampu membedakan apa yang seharusnya indah dan apa yang seharusnya diubah, ntah apa yang dapat kami lakukan, namun inilah tempat tinggal kami, sebuah tantangan hidup yang tak pernah kutahu apa penyebabnya dan bagaimana aku mampu mengatasinya, karena semua kehidupan ini telah membuat kami terbiasa, terbiasa dalam berbagai hal yang tak seharusnya kami rasakan, sesuatu yang seharusnya dapat kami ubah namun tak mampu mengubahnya, berharap tangan-tangan kasih sayang datang dengan murah hati dan memberikan sebuah arti baru dalam perubahan demi memanfaatkan sesuatu yang seharusnya dapat kami manfaatkan bukan membiarkan sesuatu yang berharga menjadi terlantar dan terabaikan.

Sumber daya alam adalah sebuah kekayaan alam yang sangat luar biasa, berjuta manfaat terkandung didalamnya, berjuta rahasia tersembunyi didalamnya, berjuta tantangan untuk terus melestarikannya, karena berjuta manusia masih terus mengabaikan keberadaannya, namun masih ada butir-butir harapan dari orang-orang yang memiliki berjuta solusi untuk terus mempertahankan kekayaan alam, terus berpikir dan memberi pandangan dalam membangun pikiran inovatif dan kreatif dalam mempertahankan kekayaan alam dan terus melestarikan nya hingga setiap orang menyadari bahwa tantangan sumber daya alam telah mengitari kehidupan dan hanya kepedulian yang mampu mempertahankan sumber daya alam demi kehidupan manusia dan juga alam yang selalu memberi kebaikan hidup melalui berbagi sumber daya alam yang luar biasa.

Suatu daerah yang tak lagi bisa dipandang sebagai sebuah perkampungan, selintas terpikir dikepala kita bahwa sebuah perkampungan merupakan sebuah tempat dimana rumah-rumah dibangun saling berdekatan dengan adanya sumber perairan yang baik, penuh dengan dengan pesona alam yang membuat suasan terasa begitu sejuk dengan adanya berbagai flora yang memenuhi daratan yang indah, namun yang terjadi adalah sebaliknya, sebuah perkampungan yang letaknya tak jauh dari kota, sebuah tempat yang seharusnya masih diperhatikan oleh pemerintah, sebuah tempat yang tak jauh dari pusat keramaian namun tak sedikit yang mencoba untuk mengacuhkan keberadaannya.

Tempat-tempat seperti ini yang sering dijadikan sebagi perumahan yang berdempet tidaklah sulit untuk ditemukan, salah satunya adalah di daerah Rajawali kota Jambi, tempat itu penuh dengan berbagai bangunan dengan tigkat kemewahan yang sangat jauh berbeda, ada bangunan yang begitu mewah, begitu ramai, pengelolaan sumber air yang begitu teratur dan merupakan pusat perbelanjaan yang tak pernah sepi dari pelanggan, ada pula gedung milik negara yang sering kali mengadakan berbagi acara seperti pameran dan dianggap sebagai tempat yang mewah, bahkan dibangun pula sebuah jembatan yang akan menjadi sebuah simbol dari provinsi Jambi yang akan menjadi sorotan bagi masyarakat luas. Namun adakah yang mengerti dan memahami bagaimana kondisi sebuah tempat yang berada tepat dibelakang bengunan-bangunan mewah itu, sebuah tempat yang penuh dengan rumah penduduk, adapula sekolah disana, namun kondisi nya sangat memprihatinkan.

Sebuah tempat dimana banyak masyarakat menggantungkan hidupnya untuk bekerja, berjualan, menempuh pendidikan dan menjadi sebuah tempat tinggal untuk waktu yang lama, namun semua kebutuhan hidup tidaklah begitu memuaskan bahkan tidak pantas untuk terpenuhi, betapa tidak, tempat itu penuh dengan air yang tercemar dengan begitu banyak sampah, mulai dari sampah organik, sampah anorganik bahkan kotoran manusia, tempat itu lebih tepat disebut dengan sampah sebagai lantai rumahku. Pengelolaan sumber daya air dan tanah yang begitu tercemar, hingga tak dapat dibedakan antara tanah dan sampah, kondisi ini diperburuk dengan adanya pengelolaan sumber daya air yang terlihat seperti air sampah yang penuh dengan kotoran manusia. Tempat itu penuh dengan rumah-rumah panggung yang saling berdempetan, tepat dibawah rumah panggung itu berbagai sampah yang penuh dengan genangan air menjadi sebuah perhatian tentang pengelolaan air yang buruk, sumber daya air yang seharusnya dapat dikelola dengan cara memisahkan antara air yang berasal dari pembuangan kotoran dan tinja dengan membangun sistem pembuangan yang baik sehingga tidak menyebabkan berbagai masalah terutama dalam kesehatan yang akan mengancam penduduk yang tinggal ditempat itu.

Hal yang lebih memprihatinkan adalah sumber daya tanah yang terancam, tanah yang mengandung berbagi mineral dan unsur-unsur penting yang sangat diperlukan oleh tanaman, tanah yang seharusnya dapat dijadikan sebagai tempat untuk memberi kehidupan berbagai tumbuhan tak lagi mampu memberikan manfaat. Tanah merupakan tempat tumbuh dan berkembangannya berbagai tumbuhan yang akan memberikan manfaat terhadap kelangsungan hidup manusia, semua yang terjadi pada tanah tentu akan memberikan dampak terhadap sumber daya alam. Tanah yang tercemar dengan adanya penumpukan senyawa-senyawa toksik dari sampah anorganik seperti sampah plastik dan juga kotoran tentu akan memberikan kondisi yang buruk bagi perkembangan tumbuhan, tumbuhan yang menyerap berbagai unsur dari tanah yang telah terakumulasi dengan berbagai senyawa berbahaya tentu akan mengancam tumbuhan dan jika hal ini terus terjadi secara terus-menerus maka akan mencemari tanah yang merupakan sumber daya alam yang tak pernah tergantikan, tidak hanya itu sumber air yang terkandung didalam tanah pun juga ikut tercemar.

Jawaban atas semua tantangan sumber daya alam adalah dengan kepedulian, artinya tantangan sumber daya alam adalah bagaimana cara membangun kepedulian masayarakat terhadap sumber daya alam, tidak hanya masyarakat, namun pemerintah juga harus ikut serta dalam membangun pola pikir masyarakat, diantaranya adalah dengan melalui sosialisasi, tidak hanya pada kaum pelajar, namun juga pada masyarakat yang tinggal didaerah terpencil sekalipun yang sangat mudah dipengaruhi oleh pengaruh luar seperti mengejar keuntungan dari perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan hutan sebagai sebuah keuntungan besar tanpa pernah berpikir betapa besar kerugian yang akan terjadi pada alam yang akan berdampak pada kehidupan manusia, pemerintah juga harus memberikan sanksi yang tegas terhadap kegiatan manusia yang mengancam sumber daya alam, seperti eksploitasi yang berlebihan, serta membangun berbagai fasilitas dalam menunjang perbaikan sumber daya alam yang terancam, seperti perbaikan lingkungan suatu daerah yang tercemar limbah.

Tantangan sumber daya alam akan terus kita temui, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dengan berbagai pemikiran yang sangat berbeda satu sama lain, berbagai cara dan inovasi dapat terus kita kembangkan untuk menghadapi tantangan alam yang tak akan pernah ada habisnya, namun kunci utama dari tantangan sumber daya alam adalah manusia itu sendiri, bagaiman cara membangun rasa kepedulian untuk berpikir, kepedulian untuk bertindak dan kepedulian untuk terus saling mengingatkan satu sama lain tentang alam yang penuh dengan tantangan untuk dapat melestarikannnya.