Transparansi untuk pengelolaan Sumber Daya Alam

Transparansi adalah semua keputusan yang diambil secara terbuka dan berdasarkan fakta obyektif. Transparansi mempersyaratkan ketersediaan informasi yang akurat dan cermat. Transparansi merujuk pada keterbukaan informasi sehingga orang dapat menggunakannya untuk melacak penyalahgunaan wewenang dan memperjuangkan kepentingan mereka. Hak masyarakat untuk memperoleh informasi telah tertuang dalam undang-undang Nomor 14 Tahun 2008. Transparansi dapat diterapkan disemua sektor termasuk untuk pengelolaan sumber daya alam.

Kondisi sumber daya alam saat ini sangat memperihatinkan disebabkan alih fungsi lahan, penebangan liar, penambangan tanpa izin, dan kebakaran hutan serta permasalahan lingkungan seperti pencemaran air, udara, limbah bahan berbahaya dan beracun, akibatnya banyak  daerah yang mengalami bencana alam (longsor, banjir  dll). Menurut LEM FKT UGM, Lebih 4 ribu jiwa mengidap penyakit mata dan kulit akibat asap tebal, selain itu tercatat lebih 53.553 kasus penyakit akibat asap di Riau. Sedangkan di Aceh sekitar 4.000 lebih rumah warga terendam banjir, akibatnya sekitar 17.000 lebih warga mengungsi di berbagai posko darurat, hal ini disebabkan tidak ada transparansi dari pejabat publik dalam pengelolaan sumber daya alam selama ini. Berikut ini adalah dua paragaf yang membahas tentang perlunya transparansi untuk pengelolaan sumber daya alam.

Pertama, pengelolaan sumber daya alam yang transparansi akan meminimalisir mencegah eksploitasi berlebihan, penebangan liar, penambangan tanpa izin, dan kebakaran hutan serta terkontrol nya permasalahan lingkungan, akibatnya dampak dari bencana alam seperti banjir, longsor, konflik manusia dengan satwa liar dapat terkendali. selain itu akan mendorong perbaikan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, konsistensi, keterpaduan, kepastian hukum, kemiteraan, pemerataan, peran serta masyarakat, keterbukaan, desentralisasi, akuntabilitas, dan keadilan.

Kedua, dengan adanya transpransi dalam pengelolaan sumber daya alam dapat membantu untuk mempersempit peluang korupsi di kalangan para pejabat publik dengan terlihatnya segala proses pengambilan keputusan, selain itu dengan adanya transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam akan menambah kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Besarnya kerugian yang timbulkan akibat bencana alam seperti longsor, banjir, konflik manusia dengan satwa liar dan bencana lainnya dinegeri ini. Semestinya menjadi pembelajaran yang sangat berharga dalam pengelolaan sumber daya alam, terutama Perbaikan sistem dengan transparansi untuk pengelolaan sumber daya alam akan mencegah korupsi dan kehilangan kekayaan Negara, selain itu dengan transparansi memberi semangat bagi masyarakat untuk ikut andil dalam pembangunan daerah.